Yogyakarta, Gassakindonesia.click – PT Jasa Marga terus mempercepat pembangunan akses jalan yang menghubungkan Exit Tol Purwomartani dengan kawasan Bokoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ruas sepanjang sekitar 1,9 kilometer tersebut ditargetkan dapat difungsionalkan pada arus mudik dan balik Lebaran 2027.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pembangunan akses tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas menuju wilayah Gunungkidul sekaligus memberikan alternatif jalur bagi masyarakat yang hendak mengakses Jalan Tol Yogyakarta–Solo.
Menurutnya, keberadaan jalan penghubung ini akan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama, khususnya kawasan sekitar Bandara Adisutjipto dan Jalan Wonosari. Dengan tersedianya akses baru, pengguna jalan memiliki pilihan rute yang lebih cepat dan efisien menuju maupun dari Gunungkidul.
Jasa Marga menilai proyek ini menjadi bagian penting dalam mendukung rekayasa lalu lintas saat periode libur panjang. Volume kendaraan yang terus meningkat setiap tahun menjadi salah satu alasan percepatan pembangunan agar distribusi arus kendaraan dapat berlangsung lebih lancar.
Selain memaparkan pembangunan akses Purwomartani–Bokoharjo, Jasa Marga juga melaporkan perkembangan proyek Jalan Tol Yogyakarta–Solo serta Jalan Tol Yogyakarta–Bawen kepada Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Ruas Prambanan–Purwomartani disebut telah rampung sepenuhnya, sementara pembangunan akses menuju Bokoharjo akan dilengkapi jembatan layang (elevated) untuk memperkuat konektivitas jaringan jalan. Di sisi lain, pembangunan ruas lanjutan menuju Sleman Junction dan Tol Yogyakarta–Bawen juga terus berjalan sesuai tahapan.
Apabila seluruh pekerjaan selesai sesuai target, akses Exit Tol Purwomartani–Bokoharjo diharapkan menjadi jalur strategis yang mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Yogyakarta, khususnya kawasan Gunungkidul.



