GassakIndonesia- click( Bantul)Aksi arogan kembali terjadi di kawasan sekitar Embung Potorono, Banguntapan, Bantul. Seorang remaja yang baru saja selesai mengikuti kegiatan persekutuan doa (komsel) menjadi korban pemukulan oleh pria diduga mabuk pada Sabtu malam (15/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Kejadian bermula di gang belakang penjual Seblak Maestro. Suasana jalanan saat itu terbilang sepi. Saat berada di pertigaan turun, korban sudah mengendarai motor dengan sangat pelan. Tiba-tiba, dari arah kiri melaju kencang seorang pemuda hingga membuat keduanya terkejut.
Pelaku justru membentak korban dengan kata-kata kasar (“Bajingan we”). Korban merespons dengan tenang, “Mbok pelan-pelan to, Mas,” mengingatkan bahwa jalur tersebut merupakan jalan lingkungan, bukan jalan raya utama.
Tidak terima diingatkan, pelaku mutar balik dan langsung memukul kepala korban. Setelah ditelusuri warga sekitar, pelaku disinyalir baru saja selesai menonton pertunjukan dangdut dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Arogansi pelaku seketika ciut saat diamankan oleh ayah korban di lokasi.
Saat ini kondisi korban dalam keadaan baik, namun pihak keluarga menegaskan akan tetap menuntut pertanggungjawaban penuh.
Bagi rekan-rekan yang berada di lokasi saat kejadian atau memiliki informasi terkait identitas pelaku, mohon dapat menghubungi pihak keluarga via DM.
Kasus ini telah mendapat perhatian resmi dari Polres Bantul dan sedang ditindaklanjuti oleh personel Polsek Banguntapan. Korban diarahkan untuk segera memberikan keterangan resmi.
Rilis : Anton





