Kamis, September 24, 2026

Kejaksaan Negeri Gunungkidul Melakukan tahap  penyelidikan atas Dugaan Pemotongan Jasa Pelayanan Rp10,3 Miliar di RSUD Wonosari

GassakIndonesia-click – GUNUNGKIDUL- Dugaan pemotongan jasa pelayanan tenaga kesehatan di RSUD Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menjadi sorotan. Perkara yang disebut berkaitan dengan pemotongan jasa pelayanan hingga sekitar Rp10,3 miliar itu diketahui telah ditangani Kejaksaan Negeri Gunungkidul sejak 2025.

‎Informasi tersebut dilansir dari akun media sosial Jogja Lima. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa pemotongan jasa pelayanan berlangsung selama sekitar 14 tahun dan dilakukan secara sistematis dengan persentase berbeda pada sejumlah periode kepemimpinan direktur RSUD Wonosari.

‎Berdasarkan informasi yang disampaikan, pemotongan pada periode 2009–2010 disebut berkisar 4–5 persen. Persentase itu kemudian disebut meningkat menjadi 19,5 persen pada periode 2010–2016 dan kembali meningkat hingga 25 persen pada periode 2017–2023.

‎ Dana hasil pemotongan tersebut dihimpun dalam sebuah akun yang disebut sebagai “biaya umum”. Dana itu diduga digunakan untuk kebutuhan tertentu yang tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD RSUD Wonosari.

‎Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan klaim yang perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Belum dapat disimpulkan bahwa seluruh mekanisme pemotongan tersebut merupakan tindak pidana sebelum ada hasil pemeriksaan dan proses hukum yang berkekuatan sesuai ketentuan.

‎Dalam unggahannya, disebutkan Kejaksaan Negeri Wonosari telah menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Print-02/M.4.13/Fid.1/04/2025 tertanggal 29 April 2025. Surat tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemotongan jasa pelayanan di RSUD Wonosari.

‎Hampir satu setengah tahun sejak surat perintah penyelidikan itu diterbitkan, perkembangan penanganan perkara tersebut kini dipertanyakan. Publik ingin mengetahui apakah perkara masih berada pada tahap penyelidikan, telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, atau justru dihentikan.

‎Kejelasan mengenai status perkara menjadi penting agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi spekulasi. Jika penyelidikan masih berlangsung, Kejaksaan dapat menjelaskan sejauh mana proses tersebut berjalan sepanjang tidak mengganggu kepentingan penyidikan.

‎Sebaliknya, apabila perkara dihentikan, alasan dan dasar penghentian juga penting disampaikan kepada publik. Penjelasan tersebut diperlukan untuk memastikan bahwa dugaan yang menyangkut pengelolaan dana jasa pelayanan tenaga kesehatan diproses secara transparan dan sesuai hukum.

‎Di sisi lain, manajemen RSUD Wonosari maupun pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut perlu diberi ruang untuk memberikan klarifikasi mengenai dasar pemotongan, mekanisme pengelolaan dana, serta penggunaan akun “biaya umum” yang dipersoalkan.

‎Dengan demikian, persoalan ini tidak berhenti pada besarnya angka dugaan pemotongan, tetapi juga pada pertanyaan mendasar: ke mana dana tersebut mengalir, siapa yang menetapkan mekanismenya, apa dasar hukumnya, dan bagaimana kesimpulan aparat penegak hukum atas perkara tersebut.

‎Hingga kini, perkembangan resmi penanganan perkara tersebut masih menjadi hal yang ditunggu publik.

 

(Redakai)

Hot this week

Dana Rp200 Juta Bumkal Sidorejo,Kapanewon ponjong Dipertanyakan, Kemana Dana tersebut Sejak 2024 Belum Ada Laporan

GassakIndonesia - Click - GUNUNGKIDUL Pengelolaan Badan Usaha Milik...

Polemik wisata on the Rock akan berdampak Ekonomi Daerah

GassakIndonesia- Click - Gunungkidul - Kawasan wisata On the...

12,5 JUTA UNTUK 5 HARI, DINEGO JADI 5 JUTA!” OWNER BOLO SEGO UNGKAP BI4YA FOOD TRUCK DI ALUN-ALUN KIDUL

GassakIndonesia- Click - YOGYAKARTA — Pemilik usaha kuliner Bolo...

Polisi Bentuk Tim Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Pungli di Alkid Yogyakarta

GassakIndonesia- Click (Yogyakarta)Polresta Yogyakarta menginstruksikan Kasat Reskrim dan Kasi...

Standar Reshuffle Prabowo Dipertanyakan! Menkeu Dilengserkan, Tapi Menteri Dekat OTT KPK Malah Tak Disentuh?

GassakIndonesia- click - JAKARTA – Pergantian Menteri Keuangan kembali...

Topics

Polemik wisata on the Rock akan berdampak Ekonomi Daerah

GassakIndonesia- Click - Gunungkidul - Kawasan wisata On the...

Polisi Bentuk Tim Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Pungli di Alkid Yogyakarta

GassakIndonesia- Click (Yogyakarta)Polresta Yogyakarta menginstruksikan Kasat Reskrim dan Kasi...

Danantara Diduga Biang Kerok Disepaknya Purbaya dari Istana

GassakIndonesia- Click(Jakarta) Kita lanjutkan kisah disepaknya Purbaya dari istana....

Labkesda Gunungkidul: Potensi Besar, Dukungan Minim

Oleh: dr Ari Hermawan Kepala UPT Labkesda Gunungkidul GassakIndonesia- Click- Gunungkidul...

Wartawan Liput Keracunan MBG di MTsN 1 Rembang Malah Diusir Oknum Guru, PWI Jateng Ingatkan Ancaman Pidana

GassakIndonesia- Click( Jateng)Penanganan dugaan kasus keracunan usai konsumsi Makan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img