Kamis, September 24, 2026

Jasa Marga Percepat Jalan Penghubung Exit Tol Purwomartani ke Bokoharjo

Yogyakarta, Gassakindonesia.click – PT Jasa Marga terus mempercepat pembangunan akses jalan yang menghubungkan Exit Tol Purwomartani dengan kawasan Bokoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ruas sepanjang sekitar 1,9 kilometer tersebut ditargetkan dapat difungsionalkan pada arus mudik dan balik Lebaran 2027.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pembangunan akses tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas menuju wilayah Gunungkidul sekaligus memberikan alternatif jalur bagi masyarakat yang hendak mengakses Jalan Tol Yogyakarta–Solo.

Menurutnya, keberadaan jalan penghubung ini akan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama, khususnya kawasan sekitar Bandara Adisutjipto dan Jalan Wonosari. Dengan tersedianya akses baru, pengguna jalan memiliki pilihan rute yang lebih cepat dan efisien menuju maupun dari Gunungkidul.

Jasa Marga menilai proyek ini menjadi bagian penting dalam mendukung rekayasa lalu lintas saat periode libur panjang. Volume kendaraan yang terus meningkat setiap tahun menjadi salah satu alasan percepatan pembangunan agar distribusi arus kendaraan dapat berlangsung lebih lancar.

Selain memaparkan pembangunan akses Purwomartani–Bokoharjo, Jasa Marga juga melaporkan perkembangan proyek Jalan Tol Yogyakarta–Solo serta Jalan Tol Yogyakarta–Bawen kepada Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Ruas Prambanan–Purwomartani disebut telah rampung sepenuhnya, sementara pembangunan akses menuju Bokoharjo akan dilengkapi jembatan layang (elevated) untuk memperkuat konektivitas jaringan jalan. Di sisi lain, pembangunan ruas lanjutan menuju Sleman Junction dan Tol Yogyakarta–Bawen juga terus berjalan sesuai tahapan.

Apabila seluruh pekerjaan selesai sesuai target, akses Exit Tol Purwomartani–Bokoharjo diharapkan menjadi jalur strategis yang mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Yogyakarta, khususnya kawasan Gunungkidul.

Hot this week

Dana Rp200 Juta Bumkal Sidorejo,Kapanewon ponjong Dipertanyakan, Kemana Dana tersebut Sejak 2024 Belum Ada Laporan

GassakIndonesia - Click - GUNUNGKIDUL Pengelolaan Badan Usaha Milik...

Polemik wisata on the Rock akan berdampak Ekonomi Daerah

GassakIndonesia- Click - Gunungkidul - Kawasan wisata On the...

12,5 JUTA UNTUK 5 HARI, DINEGO JADI 5 JUTA!” OWNER BOLO SEGO UNGKAP BI4YA FOOD TRUCK DI ALUN-ALUN KIDUL

GassakIndonesia- Click - YOGYAKARTA — Pemilik usaha kuliner Bolo...

Polisi Bentuk Tim Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Pungli di Alkid Yogyakarta

GassakIndonesia- Click (Yogyakarta)Polresta Yogyakarta menginstruksikan Kasat Reskrim dan Kasi...

Standar Reshuffle Prabowo Dipertanyakan! Menkeu Dilengserkan, Tapi Menteri Dekat OTT KPK Malah Tak Disentuh?

GassakIndonesia- click - JAKARTA – Pergantian Menteri Keuangan kembali...

Topics

Polemik wisata on the Rock akan berdampak Ekonomi Daerah

GassakIndonesia- Click - Gunungkidul - Kawasan wisata On the...

Polisi Bentuk Tim Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Pungli di Alkid Yogyakarta

GassakIndonesia- Click (Yogyakarta)Polresta Yogyakarta menginstruksikan Kasat Reskrim dan Kasi...

Danantara Diduga Biang Kerok Disepaknya Purbaya dari Istana

GassakIndonesia- Click(Jakarta) Kita lanjutkan kisah disepaknya Purbaya dari istana....

Labkesda Gunungkidul: Potensi Besar, Dukungan Minim

Oleh: dr Ari Hermawan Kepala UPT Labkesda Gunungkidul GassakIndonesia- Click- Gunungkidul...

Wartawan Liput Keracunan MBG di MTsN 1 Rembang Malah Diusir Oknum Guru, PWI Jateng Ingatkan Ancaman Pidana

GassakIndonesia- Click( Jateng)Penanganan dugaan kasus keracunan usai konsumsi Makan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img